Movie Review: Food, Inc. (2008)

Sesuai dengan tagline-nya “you’ll never look at dinner the same way”, film ini benar-benar membukakan mata penontonnya untuk lebih peduli dengan apa yang selama ini dikonsumsi. Darimana sumbernya, bagaimana ia diproses, hingga apa dampaknya bagi tubuh kita. Paparan yang disampaikan dalam film ini akan membuat kamu berpikir dua kali sebelum menyuapkan makanan ke mulut.  Selain bergenre dokumenter, saya pikir film ini layak dilabeli sebagai film bergenre horror.

“There are no seasons in the American supermarket. Now there are tomatoes all year round, grown halfway around the world, picked when it was green and ripened with ethylene gas. Although it looks like a tomato, it’s kind of notional tomato. I mean, it’s the idea of tomato.” – Food,Inc.

Food, Inc. membongkar habis-habisan kedok industri makanan di Amerika Serikat yang ternyata berbeda dengan apa yang ditampilkan pada iklan-iklan dan kemasan suatu produk. Pada kenyataannya suasana peternakan dan pertanian yang selalu di kedepankan pada pemasaran mereka hanyalah kedok belaka. Nyatanya dibalik itu perusahaan-perusahaan besarlah yang berkuasa.

Jika kamu bertanya-tanya mengapa saya sampai berpikir kalau film ini layak untuk dilabeli sebagai film bergenre horror jawabannya adalah karena kenyataan yang terjadi pada film ini begitu menyeramkan dan mungkin saja hal itu masih terjadi sampai hari ini pada makanan kita. Bagaimana hewan-hewan ternak diperlakukan dengan tidak layak mulai dari peternakan hingga ke penjagalannya menjadi cerita tersendiri yang akan sulit dilupakan. Tak hanya pada asal muasal makanan hewani, masalah juga terjadi pada sumber makanan nabati dimana penggunaan bahan kimia yang berlebihan dan masalah lainnya terus menghantui.

Jika kamu berniat untuk memulai pola hidup sehat maka segeralah tonton film ini. Namun jika kamu sekarang sedang menikmati makananmu, habiskanlah dulu sebelum kamu menonton film ini dan berpikir dua kali untuk memakannya.

My Score : 4/5

Share This:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.