Movie Review : Pirates of Caribbean: Dead Men Tell No Tales (2017)

Pirates of Carribean

Setelah enam tahun berlalu dari film terakhirnya “On Stranger Tides” di tahun 2011, Pirates of Caribbean kembali lagi dengan petualangan baru berjudul “Dead Men No Tales”. Bagaimanakah perjalanan Jack Sparrow selanjutnya?

Sinopsis

Cerita dimulai dengan tekad dari Henry Turner, Anak dari pasangan Elizabeth Swann dan Will Turner yang ingin membebaskan Ayahnya dari kutukan Davy Jones. Hanya ada satu cara, yaitu dengan menemukan Poseidon Trident. Henry pun mencari sosok Jack Sparrow, karena ia meyakini hanya Jack Sparrow lah yang mampu mengantarkanya untuk menemukan Poseidon Trident. Namun pencarian Jack Sparrow tidak berjalan mulus, ketika Henry bertugas menjadi awak kapal British Royal Navy, ia bertemu dengan Capt. Salazar, Musuh lama dari Jack Sparrow yang menyimpan dendam terhadap Jack. Pencarian Poseidon Trident tak hanya dilakukan Henry dan Jack Sparrow, pencarian mereka juga dibantu oleh seorang ilmuan yang diburu karena dituduh menjadi seorang penyihir, Karina Smyth.

Captain Salazar merupakan pemburu bajak laut legendaris di Lautan Karibia. Ia adalah Kapten kapal Silent Mary sekaligus salah satu petinggi di Spanish Royal Navy. Bertahun-tahun Salazar menjadi legenda karena berhasil membasmi bajak laut di Karibia, sampai suatu ketika ia bertemu dengan bajak laut muda bernama Jack Sparrow. Pertemuan pertama sekaligus yang terakhir kalinya itu membuat Capt. Salazar menaruh dendam terhadap Jack Sparrow.

Ketika itu Silent Mary di kepung oleh 10 kapal bajak laut. Meskipun kalah jumlah, Capt. Salazar berhasil menghancurkan hampir semua bajak laut. Tersadar masih ada beberapa bajak laut yang selamat, Salazar memerintahkan pasukannya untuk menembak mereka dan tidak memberi ampun walaupun sebenarnya para bajak laut sudah mengibarkan bendera putih. Disaat yang sama ternyata masih ada satu kapal yang mengibarkan benderanya, kapal itu merupakan kapal yang diisi oleh seorang bajak laut muda bernama Jack Sparrow. Jack memprovokasi Salazar sehingga Salazar membawa Silent Marry untuk mengejar Kapal Jack sesuai dengan apa yang ia rencanakan. Jack menggiring Silent Marry menuju  wilayah yang disebut “Devil’s Triangle”. Di saat saat terakhir Jack berhasil mengubah haluan kapalnya, sedangkan Salazar tidak memiliki waktu untuk melakukan manuver terus berlayar menuju ke dalam Devil’s Triangle. Silent Marry pun hancur di dalam Devil’s Triangle dan menewaskan seluruh awaknya. Namun hancurnya Silent Mary bukanlah akhir, Devil’s Triangle menyimpan kutukan sehingga Captain Salazar dan Awaknya tetap menuntut balas terhadap Jack Sparrow dan menunggu sampai ia mampu terbebas dari Devil’s Triangle.

Mampukah Jack Sparrow menemukan Poseidon Trident dan luput dari kejaran Captain Salazar?

Reuni

Kiera Knightley, Orlando Bloom, Johnny Depp Reuni

Dead Man Tell No Tales (2017) menjadi ajang reuni antara Johnny Depp, Orlando Bloom dan Kiera Knightley yang sebelumnya sama-sama bermain pada tiga film awal Pirates of Carribbean. Meski kehadiran Orlando Bloom dan Kiera Knightley sangat minim namun kehadirannya kembali membuat imajinasi saya tentang apa yang akan dibawakan di sekuel POtC selanjutnya menjadi menggila. Ditambah lagi saya melewatkan After Credits Scene (munculnya memang jauh di akhir) yang katanya memberi bocoran mengenai apa yang terjadi selanjutnya.

Seperti biasanya, penampilan Johnny Depp sebagai Jack Sparrow tidak mengecewakan, nampaknya setelah berperan di 4 film POtC sebelumnya karakter Jack Sparrow sudah melekat pada dirinya. Penampilan Johnny Depp juga diimbangi dengan pemeran tokoh “jahat”, Captain Salazar yang diperankan oleh aktor berkebangsaan Spanyol, Javier Bardem.

Seperti yang diceritakan sebelumnya Captain Salazar merupakan pemburu bajak laut dari Spanish Royal Navy pada suatu titik di film ini logika saya dibuat berkerja keras mengenai siapa yang baik dan siapa yang jahat, bajak laut atau pembasmi bajak laut? Tapi yasudahlah. Selain reuni ketiga aktor diatas, hal mengejutkan lainnya adalah hadirnya salah satu anggota band legendaris The Beatles, Paul McCartney menjadi salah satu cameo di film ini.

Sedikit Kecewa

Carina Smyth – Johny Depp – Henry Turner, rasa-rasanya kayak pernah tau deh…

Pada Sekuel terbaru ini POtC memperkenalkan dua peran baru yaitu Henry Turner yang diperankan oleh Brenton Thwaites dan Karina Smyth yang diperankan oleh Kaya Scodelario. Sayangnya penampilan mereka seperti belum menemukan chemistry yang tepat, kesannya gak kemana-mana. Seakan-akan mengulang pola-pola awal yang dahulu kita mengenalnya Trio Jack Sparrow – Will Turner – Elizabeth Swann menjadi Jack Sparrow – Henry Turner – Karina Smyth, namun bagi saya hal itu gagal. Kisah cinta antara Henry dan Karina seperti dipaksakan untuk terjadi dan terasa terburu-buru. Menonton film ini layaknya membaca buku yang sama berulang kali, jika suka dengan bukunya tidak akan ada masalah memang, tapi pastinya rasa antusias itu akan sedikit berkurang dan lama-lama bosan karena sudah bisa diprediksi kemana arah cerita menuju.

Durasi film ini hanya 129 menit, tergolong singkat jika dibandingkan film-film POtC sebelumnya, namun ceritanya dirasa sangat padat. Layaknya buruh padat karya, otak penonton dipaksa untuk menyerap banyak informasi bahkan di beberapa bagian kita akan dipaksa menelannya mentah-mentah sampai kita tidak sempat bertanya mengapa. Jika lebih bersabar, mungkin saja ceritanya dapat lebih mendalam dan berkesan.

Satu lagi yang cukup mengganggu buat saya adalah masalah penyesuaian penampilan atau make-up. Jack, Will dan Elizabeth seperti tidak mengalami penuaan yang signifikan. Padahal rentang waktu dari sekuel ke-3 menuju ke-5 seharusnya lebih dari umur seorang Henry Turner di Film. Hal itu berarti minimal sudah lebih dari 18 tahun dan ketiga orang ini masih saja terlihat awet muda.

Kesimpulan

Akan jadi sebuah kebohongan jika saya mengatakan “Dead Men Tell No Tales” merupakan film yang tidak menghibur. Meskipun secara keseluruhan tak sebagus tiga film pertamanya, film ini masih sangat layak untuk dinikmati.

My Rating : 3,5/5

Share This:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.