Romantisme Masa Lalu Prama Grand Preanger Hotel

Prama Grand Preanger Hotel

Bagi para pelancong yang merindukan nuansa Bandung tempo dulu atau sekedar mencari pengalaman staycation yang baru dalam perjalanannya, mungkin Prama Grand Preanger Hotel merupakan salah satu alternative yang dapat kalian pilih. Prama Grand Preanger Hotel merupakan sebuah Hotel Bintang Lima yang terdapat di pusat kota Bandung. Hotel ini menjadi salah satu saksi bisu perkembangan Kota Bandung dari masa-masa.

Sejarah Singkat Prama Grand Preanger

Prama Grand Preanger Hotel bermula dari sebuah herberg (pesanggrahan) yang didirikan di depan Grote Postweg (sekarang Jl. Asia Afrika) sejak 1825. Pada 1856, Toko dan Hotel Thiem di depan herberg dikelola oleh C.P.E. Loheyde. Hotel Thiem berpindah tangan kepada W.H.C van Deeterkom pada tahun 1897, yang kemudian menggabungkan semua bangunan dan memngganti namanya menjadi Grand Hotel Preanger. Hotel ini memiliki gaya arsitektur Indische Empire Stijl dengan sentuhan gaya Greek Revival.

Pada tahun 1919-1929, Hotel Grand Preanger Hotel dibangun dengan bentuk yang sekarang berdasarkan rancangan arsitek C.P. Wolff Schoemaker dengan juru gambar Soekarno. Gedung rancangan ulang ini bergaya arsitektur art deco, yang dipengaruhi gaya Arsitek Frank Lloyld Wright. Bangunan bergaya Art Deco tersebut menjadi salah satu landmark Kota Bandung dan gaya arsitekturnya tetap dipertahankan hingga kini.

Prama Grand Preanger Hotel
Pada 1955, saat Kota Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraaan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika, Hotel ini dipercaya sebagai salah satu hotel tempat menginap tamu VIP dan beberapa kepala negara. Hal tersebut membuat hotel ini semakin sarat akan sejarah.

Sejak 1957, Grand Hotel Preanger dinasionalisasi menjadi milik negara dan pengelolaan hotel diambil alih dari perusahaan Belanda dan kepada Perusahaan Daerah Jawa Barat. Kini Grand Prama Preanger dimiliki dan dikelola oleh Aerowisata Hotels & Resorts di bawah PT Aerowisata, yang merupakan bagian dari Keluarga Garuda Indonesia.

Pada 1998 bangunan Grand Preanger melakukan pembangunan Gedung setinggi 10 lantai untuk menambah daya tampung. Pembangunan tersebut dilakukan dengan tetap melestarikan gaya arsitektur sebelumnya dan mempertahankan bangunan lama yang terdapat di Jalan Asia Afrika dan Jalan Naripan. Dengan pembangunan tersebut, Prama Grand Preanger Hotel memiliki total kamar 187, terbagi atas 82 kamar Superior, 50 Deluxe, 5 kamar Grand Deluxe, 20 kamar Executive, 22 Naripan Suite, 2 Asia-Afrika Suite, 5 Suite dan 1 kamar Presidential Suite. Di lantai 9 terdapat 3 kamar suite dan 1 Presidential Suite.

Beberapa tokoh dunia pernah datang dan menginap di Hotel ini, antara lain Ir. Soekarno, Charlie Chaplin, Amelia Earnhart, Gamal Abdul Nasser, King Faisal, Raja dan Ratu Siam, Putra Mahkota dan Putri Belgia, Pangeran Solo.

Museum Preanger

Di dalam bangunan lama Grand Prama Preanger terdapat sebuah museum yang di dalamnya tertera informasi mengenai sejarah singkat Hotel Grand Prama Preanger. Selain itu terdapat koleksi beberapa barang antik yang dipamerkan di dalamnya. Museum tersebut dibuka untuk umum dan dapat didatangi secara cuma-cuma.

Prama Grand Preanger Hotel

Prama Grand Preanger Hotel

Kamar-Kamar

Grand Prama Preanger memiliki memiliki total kamar 187, terbagi atas 82 kamar Superior, 50 Deluxe, 5 kamar Grand Deluxe, 20 kamar Executive, 22 Naripan Suite, 2 Asia-Afrika Suite, 5 Suite dan 1 kamar Presidential Suite. Di lantai 9 terdapat 3 kamar suite dan 1 Presidential Suite yang dilengkapi dengan kaca jendela anti peluru.

Salah satu keunikan yang ada di Grand Prama Preanger Hotel adalah disediakannya Dutch Wife alias guling di tiap kamarnya. Kehadiran Dutch Wife memiliki sejarah yang panjang, bermula dari orang-orang belanda yang harus terpisah jauh dari istrinya hingga kini menjadi bagian kebiasaan masyarakat Indonesia yang tidak bisa tidur nyenyak tanpa kehadirannya.

Saat mengunjungi hotel ini saya sempat diajak untuk melihat beberapa kamar yang terdapat di sana. Diantara lain saya melihat Junior Suite Room dan Executive Room.

Junior Suite Room

Prama Grand Preanger Hotel

Prama Grand Preanger Hotel

Prama Grand Preanger Hotel

Prama Grand Preanger Hotel

Executive Room

Prama Grand Preanger Hotel

Prama Grand Preanger Hotel

Prama Grand Preanger Hotel

Atraksi

Selain memiliki fasilitas yang lengkap, Prama Grand Preanger Bandung juga menawarkan atraksi berupa city tour dengan dua pilihan, menggunakan sepeda onthel atau menggunakan mobil antik. Prama Grand Preanger Hotel benar-benar memanjakan pengunjungnya dengan Bandoeng Tempoe Doeloe Vibes yang Hakiki.

Selain itu lokasinya yang berada tepat di pusat kota, membuat kalian tidak perlu kesulitan menyusun itinerary selama berada di Bandung, karena aksesnya yang dekat ke berbagai lokasi wisata di Bandung.


Prama Grand Preanger Bandung

Jln. Asia Afrika 81 Bandung 40111 Indonesia

Phone: +62 22 423 1631 | Fax: +62 22 423 0034

Email : ghp.info@aerowisatahotels.com

www.aerowisatahotels.com

Referensi

Abadi, Lulus dan Sudarsono Katam. 2010. Album Bandoeng Tempo Doeloe Edisi 200 tahun Bandung. Bandung: Khazanah Bahari.

Baca Juga : Situ Cileunca

Share This:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.