Menyiasati Masa Pandemi Bersama FWD

COVID 19 Masker

Tidak terasa sudah dua bulan lebih kita melalui masa-masa pandemi COVID-19. Berbagai upaya pun dilakukan untuk memperlambat laju penyebaran virus ini, salah satunya dengan penerapan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) oleh pemerintah. Imbasnya, berbagai kegiatan yang mengundang kerumunan dilarang. Kegiatan pengajaran di sekolah-sekolah dan universitas di lakukan secara daring. Beberapa pekerja kantoran pun diminta bekerja dari rumah. Semuanya dilakukan untuk menyiasati masa pandemi ini.

Meski kadang suka mengaku sebagai anak rumahan, bagiku selama #DiRumahAja waktu terasa berjalan begitu lambat. Perlu putar otak lebih ekstra untuk tetap produktif di masa-masa itu. Banyak hal yang ku upayakan, mulai dari re-planning berbagai hal dan membuat target-target baru, walaupun pada akhirnya sulit untuk dieksekusi karena terbatasnya keadaan.

Terkadang target “tetap produktif” menjadi terasa berat hingga harus dikompromikan, menjadi  sekadar “tidak bosan”. Di saat seperti ini bosan menjadi musuh besar di kehidupan. Saking bosannya, kegiatan rebahan, nonton, atau scroll-scroll social media terasa begitu memuakan. Hal yang dulu diidam-idamkan, sekarang jadi menjemukan. Perlu hal baru untuk menyiasati masa pandemi ini. Sampai suatu ketika ku mendapatkan info tentang sebuah program Di Rumah Aja Bareng FWD Life.

Di Rumah Aja Bareng FWD

Di Rumah Aja Bareng FWD Life adalah sebuah program IG Live yang secara rutin diadakan di @fwd_id. Selama Bulan Ramadhan, setiap minggunya FWD mengundang berbagai macam pemateri untuk membahas informasi-informasi menarik mulai dari yang bertemakan masakan, olahraga, parenting hingga tentang keuangan.

Salah satu episode yang menarik perhatianku adalah ketika mereka membahas mengenai keuangan. Di program itu, Dono Pradana bersama financial expert, Aidil Akbar membahas bagaimana cara pengelolaan keuangan pribadi yang baik di tengah pandemi COVID-19.

Di Rumah Aja Bareng FWD
Di Rumah Aja Bareng FWD

Pengelolaan keuangan pribadi selama pandemi menjadi masalah yang cukup tricky untuk dihadapi. Hal tersebut dikarenakan kebanyakan dari kita tidak bersiap dengan keadaan ini. Keadaan Pandemi ini sudah tentu membuat cash flow keuangan kita terganggu.

Beberapa dari kita ada yang pendapatannya dipotong perusahaan, sepi tawaran pekerjaan, bahkan lebih parah lagi ada yang diberhentikan dari pekerjaannya. Hal tersebut membuat pemasukan berkurang, sedangkan pengeluaran kita tidak berkurang sama sekali, malahan ada yang membengkak.

Di kondisi pandemi seperti ini hal pertama yang baiknya kita lakukan adalah mengatur kembali prioritas. Kita bisa memulainya dengan memisahkan pengeluaran yang bersifat kebutuhan dan keinginan. Pengeluaran yang sekiranya tidak begitu penting, baiknya ditunda terlebih dahulu. Sebisa mungkin kita menekan pengeluaran.

Yang tidak kalah penting adalah Persiapkan Dana Darurat. Untuk menghadapi masa pandemi seperti ini, nominal dana darurat setidaknya dapat menghidupi kita selama 6 bulan. Nominalnya pun tergantung dengan pengeluaran rutin dan jumlah tanggungan orang yang kita miliki.

Hal yang juga dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan keuangan kita adalah dengan Mencari Tambahan Penghasilan. Tambahan penghasilan tak melulu tentang mebuat usaha, Kita bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari Investasi. Investasi sendiri ada berbagai macam bentuknya mulai dari saham, obligasi, emas, reksadana hingga investasi yang dilakukan secara langsung. Tambahan penghasilan juga dapat didapat dari hal-hal seperti pemanfaatan asset yang kita punya. Kita bisa menyewakan properti kita yang tidak terpakai.

Seandainya kita tidak punya asset yang bisa dimanfaatkan, kita masih bisa memanfaatkan waktu senggang yang kita punya. Zaman sekarang kita dipermudah untuk mendapatkan penghasilan tambahan, kita bisa memanfaatkan kemampuan dan hobi yang kita punya dengan lebih mudah. Berbagai opsi seperti mengajar, atau pun freelance bisa dilakukan.

Di akhir materi, Di Rumah Aja Bareng FWD tidak lupa mengajak untuk ikut berpartisipasi dalam program Berbagi Bareng FWD dengan berdonasi untuk adik-adik di SOS Children’s Villages

Berbagi Bareng FWD

Tak hanya memberikan informasi-informasi menarik, FWD juga mengajak kita kolaborasi untuk berbagi. Lewat program ini FWD mengajak untuk lebih peduli dan ikut terlibat dalam membantu saudara kita yang kurang beruntung. Di Indonesia ada lebih dari 4.500 anak di lebih dari 2.400 keluarga yang tersebar di 10 lokasi berbeda yang terkena dampak ini. Rata-rata satu keluarga membutuhkan Rp.1 juta per bulan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan dan kebersihan.

Berbagi bareng FWD ini merupakan kolaborasi FWD Life bersama SOS Children’s Village. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi kelompok yang kurang beruntung, terutama anak-anak, selama wabah virus Corona. Dampak yang muncul tak hanya kesehatan,  tetapi karenanya banyak keluarga yang tak mapu memenuhi kebutuhan dasar karena pembatasan ruang interaksi social yang tentunya berdampak pada keadaan ekonomi mereka. Lewat program ini juga, FWD Life akan mendistribusikan 20.000 Care Package yang terdiri dari barang barang kesehatan dan kebersihan seperti masker dan hand sanitizer pada mereka yang membutuhkan.

Kolaborasi FWD Life bersama SOS Children’s Village bertujuan untuk menyediakan perlindungan bagi komunitas dan keluarga mereka, memberikan mereka rasa aman dan terlindungi. Hal ini termasuk mendorong mereka untuk tetap sehat, menjaga kebersihan, melakukan berbagai langkah pencegahan, seperti mencuci tangan secara rutin.

Untuk berpartisipasi dan berdonasi sila klik tautan di bawah ini.

www.kitabisa.com/berbagibarengFWD

Tunggu apa lagi? Yuk kita Berbagi Bareng FWD!

BACA JUGA: Surat Untuk Kucingku yang Bermata Hijau

Share This:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.