Heritage Bandung : Villa Isola

Sebelum menjadi Villa Isola, bangunan ini adalah Villa milik seorang miliuner berkebangsaan Italia bernama D.W. Berrety. Ia adalah pendiri kantor berita ANETA (Algemeen Niews en Telegraaf Agentschap). Bangunan yang dirancang oleh arsitek kenamaan C.P Wolff Schoemaker ini dibangun pada Oktober 1932 dan rampung pada Maret 1933.

Konon katanya, pembangunan Villa ini menghabiskan biaya mencapai 500.000 Gulden atau seperduabelas dari biaya pembangunan Gedung Sate. Pembangunan Isola memakan biaya yang fantastis, padahal ketika itu sedang terjadi krisis global dunia. Pembangunannya hanya memakan waktu sektar enam bulan terbilang cepat. Tak kurang 700 pekerja dikerahkan untuk pengerjaannya.

Tak lama Berrety meninggali villa mewahnya, pada Desember 1934 Berretty meninggal dunia. Pesawat Uiver yang dinaikinya dari Belanda menuju Batavia, jatuh di Syria.

Sepeninggal Barrety, Villa ini disewakan pada Hotel Savoy Homman dan dibuka untuk umum pada Desember 1936. Ketika itu Villa ini dikelola oleh Fr. J. van Es yang juga mengelola Hotel Savoy Homann dan Villa ini diberi nama “Villa Isola”.

Pada masa pendudukan Jepang fungsi gedung ini kembali berubah. Villa Isola tak lagi difungsikan sebagai  bangunan Hotel.  Pada masa itu, gedung ini sempat dimanfaatkan sebagai kediaman sementara Jendral Hitoshi Imamura saat menjelang Perjanjian Kalijati  dengan pemerintah Hindia Belanda.

Pada 16 Februari 1946 terjadi pertempuran di Bandung Utara. Gedung Isola ditembaki dan dibombardir pasukan India-Inggris dan pasukan Belanda . Pertempuran tersebut membuat gedung Isola rusak parah selama masa revolusi kemerdekaan

Villa Isola
Villa Isola pada tahun 1948

Pada 1952 Villa Isola dibeli pemerintah seharga Rp.1.500.000. Kemudian difungsikan sebagai tempat perkuliahan dan perkantoran Perguruan Tinggi Pedidikan Guru (PTPG) Bandung. Pada upacara peresmian PTPG tanggal 20 Oktober 1954, nama Villa Isola diganti menjadi Bumi Siliwangi oleh Mr Muh Yamin, Menteri Pengajaran Pendidikan dan Kebudayaan pada saat itu.

PTPG kemudian berubah menjadi fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Padjadjaran (1958). Kemudian menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung (IKIP) pada 1963. Dan sampai sekarang menjadi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kini gedung ini berfungsi sebagai Kantor Rektorat Universitas Pendidikan Indonesia.

Referensi :

Abadi, Lulus dan Sudarsono Katam. 2005. Album Bandoeng Tempo Doeloe. Bandung: Khazanah Bahari.
Villa Isola – Wikipedia
Dominiqie Willem Berretty
Tropenmuseum
Collectienederland
Universiteit Leiden

BACA JUGA : Gunung Bandung – Gunung Kendang (2617 mdpl)

Share This:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.