Heritage Bandung : Toko De Zon N.V.

De Zon N.V.

Sepanjang Jalan Asia-Afrika kita bisa menemui banyak bangunan heritage yang memiliki gaya arsitektur yang unik. Hal tersebut dikarenakan Jalan Asia Afrika dahulu adalah bagian dari Grote Postweg atau Jalan Raya Pos yang mana merupakan Jalur utama lalu lintas yang menghubungkan kota-kota di Pulau Jawa, dari Anyer sampai Panarukan. Salah satu bangunan yang menarik di sana adalah bangunan pertokoan De Zon N.V.

Bangunan ini berlokasi di Jln Asia Afrika No.39 Kota Bandung tidak jauh dari Kantor Pos Besar. Gedung yang dibangun sekitar tahun 1925 ini memiliki gaya arsitektur art deco. Di bagian muka, kita dapat menemui tulisan De Zon N.V. De Zon merupakan bahasa belanda yang memiliki arti Matahari. Diatas tulisan tersebut, kita dapat menemui gambar matahari yang sekilas serupa dengan bendera matahari terbit yang digunakan jepang dulu.

Suasana Djalan Raja Barat sekitar tahun 1950 (Sekarang Jln. Asia-Afrika)

Gedung ini dahulu memang dimiliki oleh seseorang berkebangsaan Jepang. Sebelum Jepang masuk menjajah Indonesia, Pedagang-pedagangnya sudah terlebih dahulu masuk dan berniaga. Kehadiran pedagang jepang tersebut diduga tak hanya sekedar mencari peruntungan, tapi bisa jadi sebagai mata-mata atau informan pemerintah Jepang.

Selain menjadi toko, Gedung ini juga pernah dipakai untuk menampung pedagang-pedagang busana yang ditertibkan dari Tegalega. Kini bagian dalam bangunan ini telah dihancurkan, sedangkan fasadnya dipertahankan. Rencananya di lahan itu akan dibangun sebuah hotel.

Baca Juga : Heritage Bandung : Villa Isola

Share This:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.